[Mendaki Part 2] Susun Kenyamananmu dengan Meyiapkan ini!

Setelah menyiapkan barang-barang pada Part 1, kini saatnya beralih kepada “kenyamanan” saat pendakian. Pada bagian ini saya akan menjelaskan persiapan yang diperlukan dalam perjalanan dan istirahat.

1. Tenda

Untuk pendakian yang membutuhkan menginap, tentunya tenda merupakan hal yang wajib dibawa. Pemilihan tenda dapat mempertimbangkan beberapa hal ini, yaitu kapasitas tenda (disesuaikan dengan jumlah orang), jenis/merk tenda, serta pelengkapnya. Jenis/merk biasanya menunjukkan kualitasnya. Tidak harus Eiger, Deuter, maupun Rei, yang penting kualitasnya bagus dan sesuai kebutuhan. Misalnya untuk tenda kapasitas 4 orang, tenda Bestway dan Great Outdoor dapat menjadi pilihan.

Pelengkap tenda yang saya maksudkan adalah layer kedua. Untuk tenda berkapasitas lebih dari 2, biasanya ada tambahan flysheet, sehingga mampu melindungi dari embun-embun nakal yang menyusup ke dalam tenda.

Oh iya, pemasangan tenda juga harus benar. Ikuti petunjuk pemasangannya dan pastikan layer pertama dan kedua (flysheet) tidak saling bersentuhan agar embun tidak rembes ke dalam tenda.

639346_b141e1f2-4773-4a5c-b6c7-80d06f227f49.jpg

2. Sleeping Bag

Mau tidur dengan nyaman? pastikan ada membawa sleeping bag pribadi. Sleeping bag akan menjaga panas tubuh, sehingga tidak akan kedinginan.

Pemilihan sleeping bag dapat didasarkan pada jenis bahannya, mau polar atau parasut. Biasanya sleeping bag menggunakan kedua bahan tersebut, yaitu parasut disisi luar, sedangkan polar disisi dalam.

Jenisnya pun dapat dibagi dua, yaitu mumi dan tikar. Bentuk mumi seperti kepompong, yaitu memasukkan badan dari satu sisi. Sedangkan bentuk tikar memiliki resleting di bagian pinggirnya, sehingga dapat dibuka untuk dijadikan tikar.

Untuk pendakian singkat, penggunaan thermal bivvy juga tidak menjadi masalah.

lichen.jpg         images.jpg

 

3. Matras

Matras juga hal yang wajib masuk dalam list. Matras dapat digunakan sebagai alas duduk ketika menikmati sunrise dengan secangkir kopi, atau bisa juga digunakan sebagai alas tidur. Saat ini, matras tidak hanya berupa lembaran hitam yang tebal, melainkan juga ada yang berupa lapisan alluminium. Matras aluminium ini sangat baik dalam menjaga panas, sehingga sangat cocok untuk dipakai sebagai alas tidur di gunung.

 

 

4. Pakaian Lapangan

Pakaian lapangan terdiri dari baju dan celana lapangan. Pemilihan pakaian ini menyesuaikan pengguna, asalkan nyaman. Tetapi, saya bisa memberikan sedikit saran yang mungkin bisa dipertimbangkan. Baju lapangan lebih enak kalau lengan panjang, selain mencegah kulit menghitam akibat paparan sinar UV, baju lengan panjang juga melindungi tangan dari duri dan ranting, bahkan serangga. Pemilihan baju setidaknya yang breathable, sehingga tidak panas.

Untuk celana, pilihlah celana yang mudah kering. Bila menggunakan celana berbahan jeans, keringat yang menempel tidak hanya menjadi cumber bau, melainkan menambah beban dari jeans tersebut. Apalagi bila hujan, celana akan terasa sangat berat. Saya lebih menyarankan menggunakan celana panjang apabila harus mendaki ke daerah yang masih perawan (belum ada jalur, sehingga harus membuka jalur melewati semak-belukar). Bila sudah terdapat jalurnya (pendakian umum), memakai celana pendekpun tidak masalah, asalkan tidak rewel ketika kaki menjadi hitam separuh.

 

5. Pakaian Tidur

Sisakan satu set pakaian untuk tidur. Pastikan pakaian ini hanya digunakan ketika tidur, karena tidur dengan pakaian yang berkeringan (basah) berpotensi menyebabkan masuk angin.

 

6. Perlengkapan Tambahan

Ada banyak perlengkapan tambahan yang diperlukan, seperti topi, sarung tangan, kaos kaki, gaiter, tongkat jalan, dan kantong kecil. Topi berfungsi untuk melindungi kepala dari sengatan matahari, sehingga kalian tidak akan merasa pusing karena distribusi panas di kepala tidak terlalu tinggi. Sarung tangan dan kaos kaki akan melindungi kalian dari serangan dingin di malam hari. Kaos kaki juga melindungi dari cedera kaki ketika menggunakan sepatu.

Gaiter merupakan perlengkapan tambahan untuk mencegah binatang maupun kerikil masuk ke dalam sepatu. Barang ini sangat berguna bila kalian mendaki ke puncak Gunung Semeru. Tongkat jalan atau tracking pole dapat menghemat energi ketika berjalan, karena distribusi penggunaan energi dapat dilimpahkan ke bagian tangan. Sangat useful untuk mendakian menanjak yang berjam-jam.

Kantong kecil sangat optional, karena berfungsi sebagai tempat permen  atau cokelat. Untuk memudahkan akses-nya saja sih, daripada harus menurunkan carrier untuk mengambilnya, hehe.

45Montana-Gaiter.jpg       s-l225.jpg

 

7. Alas Kaki

Alas kaki yang saya sarankan adalah sepatu gunung, karena membuat kaki lebih aman dari gangguan batu, serangga, bahkan duri. Bila menggunakan sepatu, jangan lupa untuk membawa sandal jepit, agar memudahkan pergerakan ketika beristirahat (moving dari tenda ke sumber air).

Tapi, menggunakan sandal gunung juga tidak ada salahnya, selama medannya ringan, seperti di Gunung Andong, Gunung Api Purba, dan sebagainya.

Sepatu-Eiger-W117-300x223.jpg     Harga Sandal Gunung.jpg

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s